Skip to content →

Mari berkarya dan Jangan pelit bicara

Sedikit bicara, banyak bekerja

wallpaper keren talk less do more

Dari dulu sampai sekarang kita sering mendengar slogan “Sedikit bicara, banyak bekerja”. Akan tetapi dalam konteks duniawi, hal itu kuranglah tepat menurut saya. Kalau di dalam Agama Islam, kita memang dilarang untuk riya, sum’ah dan ujub karena ibadah yg benar itu hanya mengharap ridha Allah ta’ala semata, bukan mencari pujian manusia itu memang mutlak benar.

Tentu saja seorang pedagang butuh untuk memamerkan kelebihan-kelebihan produknya

Nah bayangkan jika prinsip itu kita bawa ke dalam konteks seorang pedagang yg butuh dagangannya laris. Tentu saja seorang pedagang butuh untuk memamerkan kelebihan-kelebihan produknya. Begitu juga misalkan kita ini seorang penyedia jasa, sehingga kita ini juga butuh untuk memamerkan kepada orang-orang akan kelebihan produk dan layanan kita. Bahkan seorang pelamar kerjapun akan ditanya mana karyamu, bisa apa kamu saat interview. Oleh karena itu dalam hal duniawi, pamer itu perlu.

Gagal akibat pelit bicara

talk-less-say-more

 

Bagaimana mungkin produk kita bisa laku kalo bercerita ke orang lain saja tidak pernah. Bagaimana mungkin orang tahu kalo kita ini menjual parfum kalo kita tak pernah memamerkan dagangan parfum kita atau profesi kita. Tanpa pamer, seorang seniman tak akan dikenal karyanya. Tanpa publikasi, seorang ilmuwan juga tak akan dikenal penemuaanya. Sehingga salah satu resiko pelit bicara adalah kegagalan.

Oleh karena itu bagi teman2 developer, tak ada salahnya memposting project2 yg pernah kita kerjakan di blog kita. Siapa tahu ada calon klien yg tertarik untuk memberi project lantaran membaca postingan kita.

Mari berkarya dan jangan pelit bicara.

Published in Corat coret

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.